Surat Al-Qiyamah: Bacaan Arab, Latin dan Artinya
القِيامَة
- Surat ke 75
- 40 ayat
- Makkiyah
- Juz 29
Baca Surat Al-Qiyamah (القِيامَة) lengkap ayat 1-40: tulisan Arab, Latin, dan artinya dalam bahasa Indonesia. Putar per ayat atau dengarkan surat lengkap oleh Syaikh Mishary Rashid Alafasy.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
لَآ اُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيٰمَةِۙ
Laa uqsimu biyaumil qiyaamat(i)
Aku bersumpah dengan hari kiamat,
وَلَآ اُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ
Walaa uqsimu binnafsillau-waamat(i)
dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri).
اَيَحْسَبُ الْاِنْسَانُ اَلَّنْ نَّجْمَعَ عِظَامَهٗ ۗ
Ayahsabu-insaanu allan najma'a 'izhaamah(u)
Apakah manusia mengira, bahwa kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?
بَلٰى قَادِرِيْنَ عَلٰٓى اَنْ نُّسَوِّيَ بَنَانَهٗ
Bala qaadiriina 'ala an nusau-wiya banaanah(u)
Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.
بَلْ يُرِيْدُ الْاِنْسَانُ لِيَفْجُرَ اَمَامَهٗۚ
Bal yuriidu-insaanu liyafjura amaamah(u)
Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.
يَسْـَٔلُ اَيَّانَ يَوْمُ الْقِيٰمَةِۗ
Yasalu ai-yaana yaumul qiyaamat(i)
Ia bertanya: "Bilakah hari kiamat itu?"
وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُۙ
Wajumi'asy-syamsu wal qamar(u)
dan matahari dan bulan dikumpulkan,
يَقُوْلُ الْاِنْسَانُ يَوْمَىِٕذٍ اَيْنَ الْمَفَرُّۚ
Yaquulu-insaanu yauma-idzin ainal mafarr(u)
pada hari itu manusia berkata: "Ke mana tempat lari?"
اِلٰى رَبِّكَ يَوْمَىِٕذِ ِۨالْمُسْتَقَرُّۗ
Ila rabbika yauma-idzil mustaqarr(u)
Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali.
يُنَبَّؤُا الْاِنْسَانُ يَوْمَىِٕذٍۢ بِمَا قَدَّمَ وَاَخَّرَۗ
Yunabbau-insaanu yauma-idzin bimaa qaddama wa-akh-khar(a)
Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
بَلِ الْاِنْسَانُ عَلٰى نَفْسِهٖ بَصِيْرَةٌۙ
Bali-insaanu 'ala nafsihi bashiiratun
Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri,
وَّلَوْ اَلْقٰى مَعَاذِيْرَهٗۗ
Walau alqa ma'aadziirah(u)
meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
لَا تُحَرِّكْ بِهٖ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهٖۗ
Laa tuharrik bihi lisaanaka lita'jala bih(i)
Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Qur'an karena hendak cepat-cepat (menguasai) nya.
اِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهٗ وَقُرْاٰنَهٗ ۚ
Inna 'alainaa jam'ahu waquraanah(u)
Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.
فَاِذَا قَرَأْنٰهُ فَاتَّبِعْ قُرْاٰنَهٗ ۚ
Fa-idzaa qara'naahu faattabi' quraanah(u)
Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.
ثُمَّ اِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهٗ ۗ
Tsumma inna 'alainaa bayaanah(u)
Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah penjelasannya.
كَلَّا بَلْ تُحِبُّوْنَ الْعَاجِلَةَۙ
Kalaa bal tuhibbuunal 'aajilat(a)
Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,
وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ نَّاضِرَةٌۙ
Wujuuhun yauma-idzin naadhiratun
Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.
وَوُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍۢ بَاسِرَةٌۙ
Wawujuuhun yauma-idzin baasiratun
Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,
تَظُنُّ اَنْ يُّفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌ ۗ
Tazhunnu an yuf'ala bihaa faaqiratun
mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat.
كَلَّآ اِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَۙ
Kalaa idzaa balaghatittaraaqiy(a)
Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,
وَقِيْلَ مَنْ ۜرَاقٍۙ
Waqiila man raaqin
dan dikatakan (kepadanya): "Siapakah yang dapat menyembuhkan?",
وَّظَنَّ اَنَّهُ الْفِرَاقُۙ
Wazhanna annahul firaaq(u)
dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia),
وَالْتَفَّتِ السَّاقُ بِالسَّاقِۙ
Wal taffatissaaqu bissaaq(i)
dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan),
اِلٰى رَبِّكَ يَوْمَىِٕذِ ِۨالْمَسَاقُ ۗ ࣖ
Ila rabbika yauma-idzil masaaq(u)
kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau.
فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلّٰىۙ
Falaa shaddaqa walaa shall(a)
Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al Qur'an) dan tidak mau mengerjakan salat,
وَلٰكِنْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۙ
Walakin kadz-dzaba watawall(a)
tetapi ia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran),
ثُمَّ ذَهَبَ اِلٰٓى اَهْلِهٖ يَتَمَطّٰىۗ
Tsumma dzahaba ila ahlihi yatamath-th(a)
kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak (sombong).
اَوْلٰى لَكَ فَاَوْلٰىۙ
Aula laka fa-aul(a)
Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,
ثُمَّ اَوْلٰى لَكَ فَاَوْلٰىۗ
Tsumma aula laka fa-aul(a)
kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu.
اَيَحْسَبُ الْاِنْسَانُ اَنْ يُّتْرَكَ سُدًىۗ
Ayahsabu-insaanu an yutraka sudan
Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?
اَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِّنْ مَّنِيٍّ يُّمْنٰى
Alam yaku nuthfatan min manii-yin yumn(a)
Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),
ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوّٰىۙ
Tsumma kaana 'alaqatan fakhalaqa fasau-w(a)
kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,
فَجَعَلَ مِنْهُ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْاُنْثٰىۗ
Faja'ala minhuzzaujainidz-dzakara wal ants(a)
lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki laki dan perempuan.
اَلَيْسَ ذٰلِكَ بِقٰدِرٍ عَلٰٓى اَنْ يُّحْيِ َۧ الْمَوْتٰى ࣖ
Alaisa dzalika biqaadirin 'ala an yuhyiyal maut(a)
Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?
Pertanyaan umum
Surat Al-Qiyamah terdiri dari berapa ayat?
Surat Al-Qiyamah terdiri dari 40 ayat.
Surat Al-Qiyamah surat ke berapa dalam Al-Quran?
Surat Al-Qiyamah (القِيامَة) adalah surat ke-75 dalam Al-Quran dan berada di juz 29.
Surat Al-Qiyamah termasuk Makkiyah atau Madaniyah?
Surat Al-Qiyamah termasuk golongan surat Makkiyah.
Bagaimana cara mendengarkan Surat Al-Qiyamah secara offline?
Unduh aplikasi Al Quran MP3 (Offline), unduh Surat Al-Qiyamah sekali, lalu dengarkan kapan saja tanpa koneksi internet, termasuk saat layar terkunci.
Terjemahan dan transliterasi sama dengan yang digunakan di aplikasi Al Quran MP3 (Offline). Audio: everyayah.com dan mp3quran.net.